CML (Cerita Mudik Lebaran)

55669

 

Sebelum memulai cerita saya akan mengucapakan Minal Aidin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin ya 🙂

lebaran

Saya mudik memang sehabis lebaran pertama dan yang ke-dua. Mudik kali ini memang tidak bersama keluarga atau orangtua tetapi sama keluarga someone 🙂 heheeh, memang awalnya mendadak banget dikabarin untuk ikut mudik ke Purwakarta tepat nya di Desa Wanayasa, ini adalah 2 kali nya mudik ke Kota orang, kota kelahiran sendiri aja belum pernah dijelajahi :). Oke oke skip skip..Disana memang saya bertujuan untuk nyekar atau ziarah ketempat Om nya someone yang meninggal 3 bulan yang lalu, karena saya belum sempet melihat mendiang saat dimakamkan. Kita semua beragkat sehabis sholat subuh, untuk berkumpul didaerah sangiang, nah disini iMelicious pertulangan saya dimulai untuk berangkat ke Purwakarta hhe 🙂 ternyata diluar dugaan kita semua entah mengapa pada gak jadi semua, tetapi saya dan someone tetap terus jalan tetapi dengan menggunakan motor, kerasa dong kaya apa tuh pinggang duduk dimotor :).
20140730_124447

Beberapa menit sebelum berangkat si ibu (orangtua someone) mempersiapkan bekal makanana untuk diperjalanan 🙂 , dan kita berangkat dengan membaca basmallah semoga selamat sampai kota tujuan yaitu Purwakarta – Wanayasa. Untuk mengantisipasi diperjalanan agar selamat kita berhenti sebentar di daerah Kalideres untuk mengisi angin dan mengganti oli motor. Kita melewati jalan tercepat untuk menuju ke Kota purwakarta dengan lewat Cawang-Tomang, dan dilanjutkan kearah Kalimalang-Bekasi, Kita Istrahat untuk Sarapan Pagi Nasi Uduk di Cibitung-Bekasi yang bertepatan disamping Masjid Agung Nurut Taqwa

Masjid Nurut Taqwa

sekitar pukul 07:15 kita melanjutkan kembali perjalanan ke Daerah Karawang sumpah panas nya minta ampun disana gersang sawah yang dulu dilewatin juga belum hijau jadi tidak terlihat segarnya :D. dalam perjalanan yang sangat panjang  ternyata baru sampai di Pasar Tradisional Karawang, jalannya ancur banget batu batu yang besar, trik matahari yang sangat nyentrik banget sinarnya, jalan pelan-pelan karena macet juga lubang yang sangat dalam diperjalanan tersebut. :'(  . lalu  perjalanan dengan lurus sampe dengan ketemu pasar tradisional lagi dengan ada Plag hijau jalanan yang menuju ke Kota Purwakarta – Wanayasa dengan melewati jalan yang kanan kiri seperti hutan dengan jalan yang berlika liku lamannya, sampai pada titik menaiki jalanan yang terjang ternyata macet banget sampai akhirnya sampai dengan Pasar Rebo Purwakarta dan hampir sampai di Desa Wanayasa. Disini kita harus menaiki jalanan pegunungan karena Desa tersebut ada di daerah pegunungan, sudah mulai sejuk terasa  udaranya dan  yang selalu saya nantikan untuk di Wanayasa yaitu Sate Maranggi nyam nyamm…Niat nya dihilangkan dulu deh, untuk langsung menyantap Kuliner tersebut. :D. Karena persediaan air kita sudah habis  dan kita berhenti sekalian istirahat untuk minum di Indomaret Wanayasa, ada Bakso tusuk dan ini khas Desa tersebut pengen mencoba nya , baksonya lumayan besar untuk harga Rp.1000 untuk satu tusuk nya.

20140730_123726Kalau di Tangerang mungkin bisa Rp.3000 an nih bakso heheh :D. Selesai Istirahat kira kira 2 jam lagi baru sampai ke Desa tujuan, masih harus naik keatas bukit lagi sungguh luar biasa pinggang sakitnya dimotor setelah perjalanan 7 jam di motor. Sekitar jam 14.20 WIB kita sudah

20140730_135551sampai di Desa tersebut dengan disambut hangat karena 2 tahun lamanya tidak bertemu, Akhirnya sampai sudah perjalanan ke Purwakarta-Wanayasa, saya siap-siap untuk melakukan shlolat Dzuhur disana dan istirahat sejenak. 🙂 Istirahat sebentar kami didatengin oleh adik Alm. Om yang sudah meninggal untuk diajak ke kebun belakang rumah ada kebun cengkih yang  siap panenwanayasa
yang dikelilingi oleh kebun teh,  pohon Manggis atau bahasa Purwakarta nya Manggu,dan beberapa pohon kelapa milik keluarga Alm. Om. Disana ada pendopo yang tidak terlalu besar untuk duduk duduk sambil melihat pemandangan gunung, dan sambil melihat orang memetik cengkih untuk dijual kembali ke Pabrik rokok dan pasar-pasar. Sambil menunggu Adiknya Alm. Om datang yang sedang memanjat pohon kelapa. Saya pun menikmati segernya minum kelapa yang langsung diambil dari pohonnya walaupun bukan saya yang ngambil tapi ya Alhamdullilah bisa menikmati kesegaran di tengah tengah perkebunan :D. 20140730_150137
Setelah menikmati segar nya Kelapa muda walaupun gak dikasih es batu tapi dinginnya maknyusss, saya juga ikut membantu memetik cengkeh yang harumnya nya bukan main disana, selainya buah cengkeh yang dimanfaatkan ternyata  tangkai dan daunnya pun punya nilai rupiah yang lumayan juga kalau dipasarkan. saya kumpulin cengkeh nya didalam karung sebelum akhirnya akan dipisahkan dari tangkai dan daunnya . Bagus kan cengkeh nya masih sangat segar dan merah kehijau-hijauan .20140730_155319
Sekitar jam 16.00 WIB saya bersiap-siap untuk membersihkan diri karena kita akan langsung ziaran ke makam Alm Om :'( yang ada di sebrang rumah harus melewati beberapa perkebunan dan rumah penduduk di sana dan melewati kebun melinjo baru menurun jalan sampai akhirnya ke kuburannya Alm. Om “maaf makam gak di foto gak kuat buat liat tempat pemakamannya :'( ” .

Malam tiba,  saya jalan malam ke Danau wanayasa yang niatnya untuk makan wanayasa2
Sate Maranggi di pinggiran Danau tersebut, pada kenyataannya saat kesana ternyata sudah abis Sate nya, pas mau balik lagi liat ada yang jual bakso cuanki disana langsung dicoba deh, pokoknya rasa nya beda banget sama yang di Tangerang dengan harga yang sangat mengejutkan Rp.18.000 semangkok Bakso Cuanki
bakso cuangki

(ilustrasi)…pulang dan langsung liat pameran atau disebut juga Komedi putar disana, saya mencari baju karena bawa baju pada saat ini sedikit karena packing yang sangat mendadak. Dengan logat sunda halus tapi gak terlalu pasif juga berbicaranya saat membeli seperti asli orang sana saya dikasih harga yang murah karena disangka penduduk sana 😀 padahal mah bukan  , mau cari sepatu , sepatu susah banget ditawar walaupun dengan jurus apapun yasudalah di Tangerang pun banyak yang jual kok. Waktu udah menunjukan pukul 22.00 PM nih saya harus kembali, dan segera istirahat karena besok akan banyak mengunjungi tempat wisata hehehe 😀

 Klik -> Holiday 2

Posted in

8 Responses

    1. @desi-sartika aa giannya keliatan tuh sepatunya aja des, haha ntar banyak yang naksir lag uwahahahahaha..
      gpp dong mumpun disana kuliner kuliner

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.